Pengertian secara global IP(Internet Protocol), Jaringan dan Internet

Internet yang saat ini telah berkembang sangat pesat menjadikan hampir setiap orang terbantu dengan kemudahan bertukar informasi dengan cepat. Khususnya dalam dunia bisnis sarana informasi dan komunikasi internet juga digunakan sebagai media komunikasi promosi. Secara tidak sadar ternyata setiap orang telah memanfaatkan jaringan internet, Mulai dari ponsel hingga televisi. Nah bat kamu yang sering memanfaatkan internet alangkah baiknya ketahui juga pengertian internet. Disini saya akan coba definisikan pengertian internet dan intranet menurut ahli.

Pengertian Internet
Internet adalah singkatan dari kata Interconnection Networking, yang berarti seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar sistem global Transmission Control Protocol/Internet Protocol Suite (TCP/IP) sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
Dalam mengatur integrasi dan komunikasi jaringan komputer ini menggunakan protokol yaitu TCP (Transmission Control Protocol) bertugas untuk memastikan bahwa semua hubungan bekerja dengan benar, sedangkan IP (Internet Protocol) yang mentransmisikan data dari satu komputer ke komputer lain. TPC/IP secara umum berfungsi memilih rute terbaik transmisi data, memilih rute alternatif jika suatu rute tidak dapat di gunakan, mengatur dan mengirimkan paket-paket pengiriman data.
Intenet adalah sebuah jaringan privat (private network) yang menggunakan protokol-protokol Internet (TCP/IP), untuk membagi informasi rahasia perusahaan atau operasi dalam perusahaan tersebut kepada karyawannya. Kadang-kadang, istilah intranet hanya merujuk kepada layanan yang terlihat, yakni situs web internal perusahaan. Untuk membangun sebuah intranet, maka sebuah jaringan haruslah memiliki beberapa komponen yang membangun Internet, yakni protokol Internet (Protokol TCP/IP, alamat IP, dan protokol lainnya), klien dan juga server. Protokol HTTP dan beberapa protokol Internet lainnya (FTP, POP3, atau SMTP) umumnya merupakan komponen protokol yang sering digunakan.

Pengertian IP Address (Internet Protocol)
Pada laman ini saya akan memberikan penjelasan singkat tentang IP Address dan beberapa hal yang perlu di perhatikan dalam pememilihan IP Address yang telah saya pelajari dan beberapa tambahan yang saya simpulkan sendiri.
IP Address atau Alamat IP adalah alamat software bukan alamat hardware yang terparti kedalam Network Interface Card (NIC) dan untuk menemukan host pada jaringan lokal.dan berikut penjelasan lebih rincinya :
1. Apa itu IP address?
Pada laman ini kita akan membahas salah satu komponen penting dalam jaringan komputer. Komponen itu adalah IP (Internet Protocol) address, yang analog dengan alamat rumah pada pengiriman surat di atas. IP address (versi 4) tersusun atas bilangan biner (0 dan 1) sepanjang 32 bit (binary digit) yang terbagi atas empat segmen. Tiap segmen terdiri atas 8 bit. Artinya memiliki nilai desimal 0 (00000000) sampai 255 (11111111). Jadi secara kasar dapat disimpulkan bahwa jumlah alamat yang bisa dipakai oleh komputer di seluruh dunia yang terhubung ke internet sebanyak 232 buah (walaupun ada IP tertentu yang tidak dipakai dengan alasan khusus). Untuk mempermudah pembacaan, alamat IP tersebut biasanya dituliskan dalam bilangan desimal misalnya 167.205.35.31. Struktur alamat IP dibagi menjadi dua bagian yaitu Network ID dan Host ID. Sesuai namanya, Network ID berfungsi mengidentifikasi pada jaringan mana suatu komputer berada, sementara Host ID berfungsi mengidentifikasi suatu komputer (host) pada suatu jaringan. Dalam satu jaringan, host ID harus unik, sebagaimana analogi dalam satu jalan, tidak boleh ada rumah dengan nomor sama. Jaringan yang berbeda network idnya dipisahkan oleh router.

2. Kelas-kelas IP address
IP address dibagi menjadi lima kelas, A sampai E. IP address yang dipakai secara umum dibagi dalam 3 kelas, sementara 2 kelas lainnya dipakai untuk kepentingan khusus. Ini untuk memudahkan pendistribusian IP address ke seluruh dunia.

Kelas A :
– Format : 11111111.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (h: host)
– Bit pertama : 0
– Panjang Network ID : 8 bit
– Panjang Host ID : 24 bit
– Byte pertama : 0 – 127
– Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
– Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
– Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A
IP address kelas ini diberikan kepada suatu jaringan yang berukuran sangat besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 16 juta host.

Kelas B :
– Format : 11111111.11111111.hhhhhhhh.hhhhhhhh (h: host)
– 2 bit pertama : 10
– Panjang Network ID : 16 bit
– Panjang Host ID : 16 bit
– Byte pertama : 128 – 191
– Jumlah : 16.384 kelas B
– Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
– Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B
IP address kelas ini diberikan kepada jaringan dengan ukuran sedang-besar. Contohnya adalah jaringan kampus ITB yang mendapat alokasi IP address kelas B (terima kasih kepada Onno W. Purbo), dengan network id 167.205.

Kelas C :
– Format : 11111111. 11111111 . 11111111 .hhhhhhhh (h: host)
– 3 bit pertama : 110
– Panjang Network ID : 24 bit
– Panjang Host ID : 8 bit
– Byte pertama : 192 – 223
– Jumlah : 2.097.152 kelas C
– Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.axxx
– Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
IP kelas ini dialokasikan untuk jaringan berukuran kecil.

IP kelas D digunakan sebagai alamat multicast yaitu sejumlah komputer memakai bersama suatu aplikasi. Contohnya adalah aplikasi real-time video conference yang melibatkan lebih dari dua host, seperti yang diadakan di ITB dalam program SOI (School on Internet) bersama beberapa universitas di Asia. Ciri IP kelas D adalah 4 bit pertamanya 1110. IP kelas E (4 bit pertama 1111) dialokasikan untuk keperluan eksperimental.

=>PENGALAMATAN PRIVATE IP
Orang-orang yang membuat skema pengalamatan IP juga membuat apa yang kita sebut sebagai alamat private IP. Pengalamatan ini digunakan untuk jaringan private (jaringan pribadi), tapi private ini tidak bisa melalui internet (not routeable). Private Ip ditujukan untuk kebutuhan keamanan, selain itu juga menghemat alamat IP yang berharga.
3. Yang perlu diperhatikan dalam pemilihan IP address

Aturan dasar pemilihan Network ID dan Host ID :
– Network ID tidak boleh bernilai 127. Karena Network ID 127 digunakan sebagai alamat loopback yaitu alamat yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
– Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 255 (seluruh bit diset 1). Nework ID atau Host ID yang seluruhnya bernilai 255 adalah alamat broadcast jaringan tersebut. Apabila dikirimkan pesan kepada alamt broadcast maka seluruh host pada jaringan tersebut akan menerima pesan itu.
– Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 0 (seluruh bit diset 0). Alamat IP dengan host id semuanya bernilai 0 diartikan sebagai alamat network yang menunjuk ke jaringan, bukan ke host.
– Host ID harus unik dalam satu network.

http://ardi-hadma.blogspot.sg/p/pengertian-ip-address-internet-protocol.html
http://sediqbale.blogspot.sg/2013/12/pengertian-internet.html

Tentang ekofitriyanto

hobby drag race
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s